Rabu, 18 November 2015

Sampah

Filipi 3:8 (TB)  Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Paulus seorang rasul yang dipakai Tuhan secara luar biasa menulis sebuah surat penting kepada jemaat di Filipi ketika dia ada dalam penjara.

Dia sadar bahwa masa lalunya penuh dengan sampah dan rela melepaskan semua itu demi Kristus dan kehidupannya yang dlterus diperbarui.

Sampah adalah sesuatu yang kotor, menjijikan, bau, dan dapat menimbulkan wabah penyakit. Hidup masa lalu kita bagaikan sampah, hidup sebelum kita mengenal Kristus dan hidup dalam kebenaran.

Sementara kita meninggalkan dan membuang jauh2 sampah masa lalu, ironisnya beberapa orang bak pemulung masih mencoba mengendus dan menggali sampah masa lalu kita bahkan menjadikannya bahan pembicaraan dan mempermasalahkannya  dengan berbagai motivasi.

Tuhan tidak pernah mengingat lagi sampah yang kita buat bahkan dosa kita di masa lalu dibuangnya ke tubir laut yang terdalam (Mikha 7:19).

Bagaimana dengan kita apakah masih ada sampah dalam hidup kita yang masih kita simpan atau mungkin sampah hidup orang lain yang terus kita endus dan gali sementara Tuhan sendiri sudah melupakannya.

Tidak ada komentar: